Home / Pelalawan | |||||||||
Banjir di Jalintim Pelalawan Mulai Surut, Hati-hati Jalan Rusak dan Lubang Jumat, 21/03/2025 | 11:30 ![]() ![]() ![]() ![]() | |||||||||
![]() | |||||||||
Debit air di Jalan Lintas Timur Kilometer 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau tampak semakin surut dan diperkirakan tinggal 5 Centimeter. (Foto: Tribun Pekanbaru/Dok BPBD Pelalawan). PELALAWAN - Banjir yang melanda Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, mulai surut pada Jumat (21/3/2025). Genangan air di badan Jalintim terpantau telah jauh berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan menyatakan bahwa ketinggian air hanya tersisa sekitar 5 sentimeter di beberapa titik. "Paling tinggi 5 Centimeter. Tinggal aliran air saja dari kanan ke sisi kiri di beberapa titik. Selebihnya sudah mulai kering," terang Zulfan. Setelah banjir yang merendam Jalintim selama tiga pekan terakhir surut, kondisi jalan mulai berangsur normal. Meskipun demikian, pengendara tetap diimbau untuk berhati-hati saat melintas. "Harus tetap waspada, jalan banyak rusak dan berlobang serta masih ada air mengalir. Jangan sampai terperosok maupun terguling," tutur Zulfan. Secara umum, banjir yang melanda Pelalawan terpantau semakin surut. Tiga kecamatan yang paling parah terdampak banjir berangsur turun yakni Pangkalan Kerinci, Langgam, dan Pelalawan. Beberapa akses jalan yang sebelumnya terputus akibat terendam air, mulai dapat dilalui kendaraan meskipun masih terbatas. "Akses ke Langgam dari Pangkalan Kerinci belum sepenuhnya aktif. Hanya mobil-mobil besar dan tinggi saja baru bisa lewat," tambah Zulfan. |
|||||||||
![]() ![]() |

HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | BRKS | OTOMOTIF| HUKRIM | OLAHRAGA | HALLO INDONESIA | INTERNASIONAL | REDAKSI | FULL SITE |
Copyright © 2010-2025. All Rights Reserved |